Saturday, 11 December 2010

SEPEDA MOTOR ACE 1924

SEPEDA MOTOR ACE 1924 dalam balutan kata,
 
Insipirasiku berjalan sesuai dengan apa yang terjadi pada saat ini, artikel ini ku tulis buat anda semua , keinginan tahuku lebih besar  setelah kulihat ombak menggulung ditepi pantai, kawan kucuba tuang dalam keinginantau ku lewat gambar, dalam sebuah makna yang tersembunyi, aku menemukan artikel sedikit mengenai ombak yang menggulung.





 Walaupun aku tak, mengerti seribu bahasa , tapi kuletakan semua ini untuk diperhatikan maksud akan angan angan.


Aku kembali lagi mencari , …dalam gulungan ombak,  kutemukan sebuah anganku dalam - dalam garis -garis kesesuaian dalam bidang , saling bertautan membentuk bayang yang kuinginkan.. kutampilkan angan ku dalam pencarian  untuk kutampilkan tanpa makna….
Aku coba memahami apa yang tersembunyi dalam garis, tetapi setiap ku coba melangkah dalam anganku, selalu ku gagal dalam menampilkan yang terbaik .
Ketika dering waktu berjalan ku coba mengurai bahasa garis dalam angan ku, teman … terlalu naïf aku bila mengatakan bahwa ITU AKU YANG BUAT… ITU AKU LOCH YANG BIKIN,..
Biarlah waktu yang dapat mengatakan itu semua tentang ini, kutampilkan uraian kisah ku ini,




 Tetapi angan ku belum juga lepas setelah apa yang aku telah selesiaikan , ku coba berfikir dengan lentingan fikir yang sunyi , aku mendapatkan ikatan itu dalam simpul yang teramat rapuh.. sehingga aku harus kembali berfikir , untuk menampilkan seperti ini,…













Biarlah sang empu pemilik , bertanya Tanya dalam ketidak pastian , mengapa seperti ini ,aku tidak ingin miliku yang aku buat telah engkau hancurkan berkeping- keeping dalam ke, egoisan . kawan .. apa yang harus aku jawab untuk ini, haruskah ku jawab dengan kata, “ PISAU AKAN BERBEDA DALAM MAKNA DAN KATA BILA… SIAPA ..YANG MEMEGANG GAGANGNYA, … setujuh kah engkau kawan dalam bahasa makna ini kuberikan .. ah, sudahlah kenyataan itu sudah terjadi tampak seperti … ini..

 
Kecerahan dalam permainan warna , kesenjangna dalam redupan cahaya , kutampilkan dengan sebuah bahasa,.. lihatlah dengan makna apa yang tersirat dan tersurat, biarlah kawan saling menilai disisi balik kita  berprasangka, entah sampaikapan angan berlalu menemui makna yang tak kunjung bertemu ajaklah dia keluar bersama cahaya mentari ,.. ajaklah dia keluar untuk menampilkan hal yang terbaik 
untuknya mari , mari kita buat dia dibalut cahaya mentari…


Setelah kutampilkan apa yang menjadi angan dalam benak, tak berujung dia datang tak, samapi jua diakembali , bila kawan ingin memiliki .. aku perkenankan ia dalam mimpi, kabarkan melaui angin dan cahaya mentari bahwa, semua telah dia berikan untuk anda dalam kesenangan.

Salam kawan dilain bulan kita bersua , untuk menampilkan kembali angan dan mimpi .









No comments:

Post a Comment